Powered By Blogger

Halaman

Minggu, 06 Juni 2010

kenyataan yang tak nyata

Suatu ketika aku duduk di sebuah teras dengan pemikiran yang tenang dan santai tiba-tiba saja kenyataan itu menghampiri ku, "de sini dulu" ujar ibuku dan dengan perasaan tidak penuh curiga ku datang menghampirinya dan berkata, "ada ap bu". Ibu pun berbisik-bisik ditelinga ku dan berkata, " de tadi Ibu diakjak ngobrol ma balian katanya de itu MELIK (sebuah kematian yang datangnya tiba-tiba)," mendengar perkataan Ibuku tadi tubuhku menjadi dingin dan sangat tak ingin melakukan apapun shock berat diriku pada waktu itu, terus Ibu ku disaranin tuk menebusnya di NUSA PENIDA (pulau yang terletak dekat dengan BALI).
katanya balian yang tadi memberi pemberitahuan kepada ibu ku tu aku semestinya sudah mati pada waktu SMA kelas 1, waktu itu aku pernah jatuh di depan bale banjaar mengendarai sepeda motor untung ku tidak kenapa-kenapa waktu itu tapi kalo diliat dalam gaibnya semestinya hari itu aku mati tapi tuhan yang ada di mrajan tidak mengijinkan ku untuk diambil pada waktu itu,
wah mendengar cerita tadi diriku antara percaya dan tak percaya saja, mengapa ini mesti terjadi pada diriku ??
masih banyak yang belum ku lakukan untuk membahagiakan keluargaku,,
sampai sekarang perasaan itu masihh mennghantui ku dan sangat merusak pandangan hidup ku, jika ku dapat berharap " aku mohon pada yang kuasa untuk memberi kesempatan hidup lebih lama lagi pada ku agar aku melihat dunia ini dengan senyuman dan melihat anak-anak ku nanti jika sudah berkeluaraga.........................
satu tahun sekarang sejak aku dikasi tahu diriku itu MELIk dan belum ditebusi (ditukar) sampe sekarang
apakah yang terjadi pada ku nanti,
apakah akan berjalan lancar sesuai rencanaku ???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar