Kamis, 10 Juni 2010
kisah ku pada hari ini
Hari ini, hari ku berjalan seperti biasa tak ada yang istimewa tapi ada beberapa kejadian aneh yang ku alami diantaranya adalah motor ku aku kira hilang diparkiran kampus dan aku presentasi seperti orang gila tadi tapi menurut dosen ku itu sangnat bagus dan perlu ditingkatkan.........................
pertama pada waktu aku berjalan mennuju kantin denngan tujuan ingin makan selama diperjlanan diriku melintasi parkiran seketika itu sontak darah ku memuncak karena motor diparkiran yang ku parkir tadi hilang,,,,, SIAL......................helm kku juga .......................
ku kira itu hilang beneran ternyata digeserkan agar motor yang ada didalamnya bisa keluar...........
aduh untung saja motorku tidak lenyap secepat itu.......
syukurlah.............
pertama pada waktu aku berjalan mennuju kantin denngan tujuan ingin makan selama diperjlanan diriku melintasi parkiran seketika itu sontak darah ku memuncak karena motor diparkiran yang ku parkir tadi hilang,,,,, SIAL......................helm kku juga .......................
ku kira itu hilang beneran ternyata digeserkan agar motor yang ada didalamnya bisa keluar...........
aduh untung saja motorku tidak lenyap secepat itu.......
syukurlah.............
Minggu, 06 Juni 2010
cerita lucu_komentar paijo
Paijo adalah seorang pesuruh di sebuah SMA swasta yang cukup terkenal. Suatu siang, Paijo melihat kerumunan puluhan murid dan beberapa guru di teras ruangan kelas pelajaran Fisika. Dari suara ributnya, mungkin ada kejadian luar biasa di situ. Paijo semula acuh tak acuh, namun akhirnya ia datang mendekat juga karena salah satu guru yang juga wakil kepala sekolah memanggilnya.
Setelah diusut, ternyata ada seorang siswa yang sehabis pelajaran olah raga menendang bola yang seharusnya dia bawa ke gudang. Sialnya bola tadi mengenai kaca jendela nako sampai hancur berantakan.
Dasar sekolah swasta yang sudah terbiasa berdemokrasi, tidak heran kalau guru-guru di situ memberikan komentar atas kejadian tadi. Lagi pula ini berhubungan dengan kurikulum baru yang berbasis kompetensi (KBK) di mana para siswa diharapkan tidak hanya tahu teori tapi juga harus tahu keadaan nyata dalam situasi apapun. Berikut ini adalah dialog dari beberapa guru yang ada di situ.
Wakil Kepala Sekolah: “Bagaimana pendapat atau komentar bapak-bapak guru tentang kejadian tadi ?”
Guru Fisika: “Gerakan bola tadi merupakan contoh dari gerak balistik atau gerak peluru.”
Guru Kimia: “Massa kaca sebelum dan sesudah pecah sama.”
Guru Matematika: “Lintasan bola tadi pasti merupakan kurva melengkung parabola.”
Wakil Kepala Sekolah: “Bagus sekali komentarnya. Bagaimana menurut pak Sugih?”
Pak Sugih yang guru ekonomi menjawab: “Untuk mengganti kaca yang pecah perlu biaya Rp 100.000 pak.”
Wakil Kepala Sekolah: “Itu tidak masalah, kita bisa minta ke orang tua siswa yang menendang bola tadi. Bagaimana menurut Pak Paijo ?”
Paijo kaget setengah mati karena tidak menyangka kalau akan dimintai pendapat atau komentar. Tapi untuk menjaga gengsi, lagi pula dia pernah ikut nguping waktu guru-guru ditatar KBK, Paijo memberikan komentar menurut disiplin ilmunya.
Paijo: “Kalau ditinjau dari disiplin ilmu saya pak, pecahan kaca tadi… eh… anu… menambah pekerjaan saya tapi tidak menaikkan gaji saya pak!”
Wakil Kepala Sekolah: “Pintar juga pak Paijo, ada musibah malah digunakan kesempatan untuk minta naik gaji.”
· · · · · · · · · ·
Setelah diusut, ternyata ada seorang siswa yang sehabis pelajaran olah raga menendang bola yang seharusnya dia bawa ke gudang. Sialnya bola tadi mengenai kaca jendela nako sampai hancur berantakan.
Dasar sekolah swasta yang sudah terbiasa berdemokrasi, tidak heran kalau guru-guru di situ memberikan komentar atas kejadian tadi. Lagi pula ini berhubungan dengan kurikulum baru yang berbasis kompetensi (KBK) di mana para siswa diharapkan tidak hanya tahu teori tapi juga harus tahu keadaan nyata dalam situasi apapun. Berikut ini adalah dialog dari beberapa guru yang ada di situ.
Wakil Kepala Sekolah: “Bagaimana pendapat atau komentar bapak-bapak guru tentang kejadian tadi ?”
Guru Fisika: “Gerakan bola tadi merupakan contoh dari gerak balistik atau gerak peluru.”
Guru Kimia: “Massa kaca sebelum dan sesudah pecah sama.”
Guru Matematika: “Lintasan bola tadi pasti merupakan kurva melengkung parabola.”
Wakil Kepala Sekolah: “Bagus sekali komentarnya. Bagaimana menurut pak Sugih?”
Pak Sugih yang guru ekonomi menjawab: “Untuk mengganti kaca yang pecah perlu biaya Rp 100.000 pak.”
Wakil Kepala Sekolah: “Itu tidak masalah, kita bisa minta ke orang tua siswa yang menendang bola tadi. Bagaimana menurut Pak Paijo ?”
Paijo kaget setengah mati karena tidak menyangka kalau akan dimintai pendapat atau komentar. Tapi untuk menjaga gengsi, lagi pula dia pernah ikut nguping waktu guru-guru ditatar KBK, Paijo memberikan komentar menurut disiplin ilmunya.
Paijo: “Kalau ditinjau dari disiplin ilmu saya pak, pecahan kaca tadi… eh… anu… menambah pekerjaan saya tapi tidak menaikkan gaji saya pak!”
Wakil Kepala Sekolah: “Pintar juga pak Paijo, ada musibah malah digunakan kesempatan untuk minta naik gaji.”
· · · · · · · · · ·
kenyataan yang tak nyata
Suatu ketika aku duduk di sebuah teras dengan pemikiran yang tenang dan santai tiba-tiba saja kenyataan itu menghampiri ku, "de sini dulu" ujar ibuku dan dengan perasaan tidak penuh curiga ku datang menghampirinya dan berkata, "ada ap bu". Ibu pun berbisik-bisik ditelinga ku dan berkata, " de tadi Ibu diakjak ngobrol ma balian katanya de itu MELIK (sebuah kematian yang datangnya tiba-tiba)," mendengar perkataan Ibuku tadi tubuhku menjadi dingin dan sangat tak ingin melakukan apapun shock berat diriku pada waktu itu, terus Ibu ku disaranin tuk menebusnya di NUSA PENIDA (pulau yang terletak dekat dengan BALI).
katanya balian yang tadi memberi pemberitahuan kepada ibu ku tu aku semestinya sudah mati pada waktu SMA kelas 1, waktu itu aku pernah jatuh di depan bale banjaar mengendarai sepeda motor untung ku tidak kenapa-kenapa waktu itu tapi kalo diliat dalam gaibnya semestinya hari itu aku mati tapi tuhan yang ada di mrajan tidak mengijinkan ku untuk diambil pada waktu itu,
wah mendengar cerita tadi diriku antara percaya dan tak percaya saja, mengapa ini mesti terjadi pada diriku ??
masih banyak yang belum ku lakukan untuk membahagiakan keluargaku,,
sampai sekarang perasaan itu masihh mennghantui ku dan sangat merusak pandangan hidup ku, jika ku dapat berharap " aku mohon pada yang kuasa untuk memberi kesempatan hidup lebih lama lagi pada ku agar aku melihat dunia ini dengan senyuman dan melihat anak-anak ku nanti jika sudah berkeluaraga.........................
satu tahun sekarang sejak aku dikasi tahu diriku itu MELIk dan belum ditebusi (ditukar) sampe sekarang
apakah yang terjadi pada ku nanti,
apakah akan berjalan lancar sesuai rencanaku ???
katanya balian yang tadi memberi pemberitahuan kepada ibu ku tu aku semestinya sudah mati pada waktu SMA kelas 1, waktu itu aku pernah jatuh di depan bale banjaar mengendarai sepeda motor untung ku tidak kenapa-kenapa waktu itu tapi kalo diliat dalam gaibnya semestinya hari itu aku mati tapi tuhan yang ada di mrajan tidak mengijinkan ku untuk diambil pada waktu itu,
wah mendengar cerita tadi diriku antara percaya dan tak percaya saja, mengapa ini mesti terjadi pada diriku ??
masih banyak yang belum ku lakukan untuk membahagiakan keluargaku,,
sampai sekarang perasaan itu masihh mennghantui ku dan sangat merusak pandangan hidup ku, jika ku dapat berharap " aku mohon pada yang kuasa untuk memberi kesempatan hidup lebih lama lagi pada ku agar aku melihat dunia ini dengan senyuman dan melihat anak-anak ku nanti jika sudah berkeluaraga.........................
satu tahun sekarang sejak aku dikasi tahu diriku itu MELIk dan belum ditebusi (ditukar) sampe sekarang
apakah yang terjadi pada ku nanti,
Langganan:
Postingan (Atom)
